Tubuh Kurus Beresiko Fraktur Osteoporosis

Wanita seiring dengan pertambahan usianya rentan terkena osteoporosis. Walaupun osteoporosis kebanyakan terjadi pada wanita yang telah lanjut usia, namun hal ini tidak menutup kemungkinan seseorang terkena osteoporosis lebih dini. Dan tahukah Anda bahwa berat badan dan Indeks Massa Tubuh (BMI) ternyata berpengaruh terhadap risiko patah tulang atau Fraktur Osteoporosis. Hal ini berdasarkan penelitian para tim ahli peneliti internasional yang membandingkan data lebih dari 50.000 wanita di atas usia 50 tahun dari sepuluh negara. Para wanita tersebut telah berpartisipasi dalam studi yang dinamakan “Global Longitudinal Study of Osteoporosis in Women” (GLOW). Dimana selama tiga tahun, setiap tahunnya para wanita tersebut mengisi kuesioner dan memberikan informasi tentang patah tulang saat itu atau sebelumnya. Dimana 7 % dari para peserta penelitian pernah mengalami patah tulang. Dalam penelitian ini para ilmuwan kemudian membandingkan data yang dikumpulkan dengan informasi yang sebelumnya telah dikumpulkan mengenai BMI, ukuran tubuh dan berat badan para wanita. Tubuh Kurus Beresiko Fraktur Osteoporosis

Mau tahu apa hasilnya? Ya, hasilnya ternyata mengejutkan dimana semakin rendah BMI wanita, maka semakin besar terjadinya risiko patah pada tulang belakang, anggota badan dan juga pergelangan tangan. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan perempuan yang kurus akan kehilangan peredam yang mengurangi dampak benturan pada tulang.

Tetapi tentunya para wanita yang bertubuh lebih gemuk pun tidak boleh menganggap dirinya kebal terhadap risiko patah tulang. Karena walaupun seorang wanita dengan BMI di atas 30 lebih sedikit menderita Fraktur Osteoporosis dibandingkan mereka yang memiliki BMI 18,5- 30, namun risiko mereka untuk patah tulang di pergelangan dan tungkai kaki lebih besar.

Bahkan, para ahli juga menyatakan bahwa perempuan gemuk akan lebih lama tinggal dalam perawatan di rumah sakit dan lebih banyak menderita penyakit yang terkait dengan kelebihan berat badan seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular. Nah, berdasarkan penelitian para ahli di atas, maka dapat di simpulkan bahwa setiap orang harus memiliki berat badan yang ideal, tidak terlalu gemuk dan juga tidak terlalu kurus.

Bagi Anda yang mungkin terobsesi dengan tubuh yang kurus, sebaiknya jangan abaikan resiko terkena Fraktur Osteoporosis yang mungkin akan merugikan Anda. Semoga informasi di atas dapat menambah pengetahuan Anda seputar kesehatan.

Silahkan bagikan Artikel ini melalui media: