Tips Sukses Memilih Investasi Properti

Bisnis investasi mulai marak saat ini. Ada banyak jenis investasi dalam dunia bisnis investasi. Ada yang berinvestasi emas, deposito, reksa dana, dan lain-lain. Ada juga yang berinvestasi di bidang properti. Dalam bidang properti pun dibagi lagi, ada yang memilih investasi rumah, tanah atau apartemen. Biasanya orang memilih investasi properti karena tergiur oleh keuntungan yang tinggi. Misalnya bisa disewakan untuk menambah pendapatan, bisa dijadikan agunan bank, adanya kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya, dan sebagainya. Namun begitu, investasi properti juga memiliki beberapa kerugian, seperti sulit likuid karena masalah waktu, adanya biaya perawatan, adanya penyusutan nilai bangunan, dan sebagainya.

Bagi Anda yang berminat dalam investasi properti, berikut ini beberapa tips dalam memilih properti mana yang akan dipilih untuk berinvestasi. Apakah tanah, rumah, atau apartemen. Dalam artikel ini akan lebih difokuskan pada nilai pengembalian investasi. Berikut plus minusnya berinvestasi dalam bentuk tanah, rumah, atau apartemen.

Investasi Tanah

Plus

  • Nilai return-nya akan cukup besar mengingat kenaikan tanah selalu meningkat di setiap tahunnya.
  • Biaya perawatannya sangat kecil
  • Tidak memerlukan asuransi karena relatif aman

Minus

  • Tidak dapat disewa, sehingga sulit untuk mendapatkan pendapatan tambahan dari tanah ini.
  • Sulit dijadikan agunan bank
  • Jika tanah sangat luas, maka akan lama dalam menjualnya kembali. Hal ini karena jarang ada pembeli yang memiliki banyak uang.

Investasi Rumah

Plus

  • Nilai return-nya sedang, tapi menjanjikan. Besarnya kenaikan harga rumah lebih kecil dibanding kenaikan harga tanah.
  • Rumah lebih cepat dijual daripada tanah. Orang akan lebih memilih membeli rumah dibanding membeli tanah.
  • Mudah dijadikan agunan bank.
  • Rumah bisa disewakan sehingga bisa mendatangkan pendapatan tambahan.

Minus

  • Nilai ekonomis rumah menyusut setiap tahunnya.
  • Anda harus membayar PBB, sehingga menjadi lebih mahal dibanding tanah.
  • Rumah harus diasuransikan untuk berjaga-jaga.

Investasi Apartemen

Plus

  • Penjualan lebih tinggi dibanding rumah. Orang lebih suka membeli apartemen di lokasi strategis dibanding dengan membeli rumah di lokasi strategis.
  • Bisa disewakan, sehingga menambah income.

Minus

  • Biaya perawatan relatif mahal.
  • Nilai return-nya relatif kecil dibanding tanah dan rumah. Ini karena nilai ekonomis apartemen akan menyusut setiap tahun.
  • Tidak bisa direnovasi sesuai keinginan karena terbatas.
  • Biaya perawatan relatif mahal.
  • Sering timbul masalah dengan apartemen lain milik orang lain. Misalnya adanya kebocoran pipa yang mengakibatkan apartemen kita juga harus diperbaiki.

Nah, itulah beberapa tips dalam memilih investasi properti. Dengan artikel ini semoga anda dapat cermat memilih investasi properti mana yang cocok dengan Anda. Selamat berinvestasi.

Silahkan Bagikan Artikel ini ke Teman Anda!