Budidaya Ikan Lele di Lahan Terbatas

Ayo, siapa yang tidak suka pecel lele? Makanan yang satu ini banyak penggemarnya. Coba saja lihat di warung pecel lele di pinggir jalan, pasti ramai pengunjung. Namun, pernahkah terlintas di pikiran Anda bagaimana jika kita datang ke warung pecel itu bukan untuk mengeluarkan uang, tapi malah menambah penghasilan? Memang bisa? Tentu saja bisa. Jika Anda menjadi pemasok ikan lele pada warung pecel tersebut. Ya, itu jawabannya. Budidaya ikan lele. Tapi saya tidak punya lahan yang luas. Itu kan yang ada di pikiran Anda? Mudah, pakai kolam terpal saja. Nah, artikel ini akan membahas bagaimana cara budidaya ikan lele di kolam terpal.

Budidaya ikan lele merupakan salah satu peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Bisa dikatakan demikian karena hingga saat ini permintaan pasar akan pasokan ikan lele makin besar. Jenis ikan ini juga mudah perawatannya. Dalam kondisi air yang buruk pun ikan ini masih dapat bertahan.

Bagi pemula, sebaiknya pilih budidaya ikan lele jenis ikan lele dumbo. Ikan lele jenis ini yang paling mudah dibudidayakan. Perawatannya mudah dilakukan serta pertumbuhannya cukup cepat. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa ikan lele dumbo menjadi ikan lele yang paling diminati untuk dibudidayakan

Membuat Kolam Terpal

Untuk membuat kolam terpal, bahan-bahan yang diperlukan adalah terpal dan kayu atau bambu. Galilah kolam dengan ukuran 2 x 1 x 0,6 meter. Ukuran kolam ini untuk ikan lele 100 ekor. Setelah kolam digali, beri rangka kayu atau bambu pada dasar dan pinggirannya. Lalu alasi dengan terpal.

Setelah kolam siap, isi kolam dengan kotoran sapi yang dicampur dengan dedak. Ratakan sekitar 5-10 cm. Lalu beri air secara perlahan, perhatikan seluruh bagian kolam. Pastikan tidak ada yang bocor.  Untuk bibit dengan kuran 5-7cm, isi kolam dengan air sekita 40 cm. Lalu biarkan 7-10 hari. Hal ini dimaksudkan agar mikroorganisme air tumbuh, dan bau dari terpal hilang. Kotoran sapi yang dicampur dedak akan menjadi makanan organik ikan lele.

Pemeliharaan Ikan Lele

Jika ikan lele sudah bertambah cukup cesar, maka kedalaman air juga perlu ditambah. Selain itu, sediakan juga pelindung karena ikan lele suka bersembunyi di tempat tertutup. Dalam membarikan pelet, bisa dilakukan sebanyak 2 kali sehari. Namun, lebih bagus lagi jika diberi pakan 3-4 kali sehari dengan jumlah sedikit-sedikit. Selain pelet, berikan juga makanan tambahan seperti bekicot, keong mas, kerang, dan lain-lain Makanan ini memiliki kandungan protein yang sangat tinggi. Dengan begitu, pertumbuhan lele lebih cepat.

 Ganti air kolam sebanyak 30-40 persen setiap minggunya. Jika ikan lele sudah berusia 3-4 bulan, maka sudah masuk waktu panen. Panen sebaiknya dilakukan pagi hari agar ikan lele tidak kepanasan.

 Nah, itulah cara budidaya ikan lele di kolam terbatas. Anda tertarik? Selamat mencoba.

Silahkan Bagikan Artikel ini ke Teman Anda!