Cara Mencegah dan Mengobati Kulit Terbakar Sinar Matahari

Sudah menjadi resiko bagi siapa saja yang tinggal di negara tropis seperti Indonesia untuk terkena sengatan sinar matahari setiap harinya. Terlebih bagi mereka yang selalu menjalankan aktifitas di luar ruangan. Tersengat sinar matahari sudah bukan merupakan hal asing lagi bagi mereka. Tersengat sinar matahari tidak hanya menjadikan kulit yang tersengat tersebut berubah menjadi lebih gelap, namun lebih dari itu, tersengat sinar matahari bisa menjadikan kulit terbakar. Kulit yang terbakar sinar matahari biasanya akan terasa perih karena terdapat luka, maka pada artikel kali ini akan dijelaskan bagaimana cara mencegah dan mengobati kulit yang terbakar sinar matahari.

cara_mengobati_kulit_terbakar_sinar_matahari.jpg

Cara Mencegah Kulit Terbakar Sinar Matahari

  • Hindari untuk keluar ruangan pada pukul 11 siang hingga pukul 3 sore. Di antara waktu tersebut merupakan saat di mana matahari bersinar dengan sangat terik.
  • Jika terpaksa harus keluar ruangan pada waktu tersebut, pakailah pakaian yang bisa melindungi tubuh dari sengatan sinar matahari. Jangan memakai pakaian berwarna gelap karena pakaian berwarna gelap merupakan media yang dapat menyerap panas secara cepat dan akan membuat tubuh menjadi gerah. Pilihlah baju dengan bahan yang dapat menyerap keringat dan tidak panas, misalnya katun. Untuk melindungi wajah, dapat menggunakan masker penutup wajah, topi ataupun payung.
  • Pakailah sunblock atau tabir surya. Penggunaan sunblock dapat mencegah kulit dari terbakarnya sinar matahari. Pilihlah produk sunblock yang memiliki kadar SPF sesuai untuk daerah tempat tinggal. Sebagai contoh, bagi yang tinggal di daerah tropis, dapat memilih produk sunblock dengan kadar SPF sedang yaitu 15-20.

kulit_terbakar_sinar_matahari.jpg

Tindakan pencegahan tidak selamanya akan efektif jika tidak dilakukan dengan maksimal atau karena ada faktor lain yang menyebabkan kegagalan tindakan pencegahan tersebut. Jika sudah melakukan tindakan pencegahan agar kulit tidak terbakar sinar matahari tetapi ternyata kulit masih tetap saja terbakar, tak usah khawatir karena ada beberapa cara untuk mengobati kulit yang terbakar sinar matahari diantaranya:

  • Kulit yang terbakar sinar matahari biasanya akan terasa panas dan perih. Tindakan awal yang bisa dilakukan jika kulit terbakar sinar matahari adalah dengan mencelupkan kain ke dalam air dingin atau es. Kemudian kain tersebut ditempelkan pada kulit yang terbakar. Jangan menempelkan air dingin atau es secara langsung ke kulit yang terbakar sinar matahari karena hal tersebut hanya akan memperparah luka bakarnya.
  • Ada pengobatan alami yang bisa dilakukan untuk mengobati kulit yang terbakar sinar matahari, yaitu dengan lidah buaya. Sejak lama lidah buaya memang dikenal sebagai tanaman yang banyak berkhasiat. Untuk mengobati kulit yang terbakar sinar matahari dengan lidah buaya, caranya dengan membelah lidah kemudian oleskan gel nya di kulit yang terbakar. Gel lidah buaya mempunyai fungsi sebagai pengganti kompres karena memiliki sifat dingin dan memiliki kandungan licodaine yang mampu mengurangi rasa sakit pada kulit yang terbakar.
  • Kulit yang terbakar sinar matahari tersebut nantinya akan mengelupas. Kulit yang terkelupas tersebut merupakan lapisan kulit terluar. Pada masa ini merupakan periode penyembuhan. Di saat kulit tersebut mulai mengelupas, bersihkan area kulit tersebut dengan menempelkan kain basah untuk mengangkat kulit mati yang terkelupas tersebut. Bisa juga menggunakan lotion untuk melembutkan kulit. Pilih lotion dengan kandungan ringan agar tidak menimbulkan iritasi di kulit.
  • Hindarkan kulit yang terbakar sinar matahari tersebut dari sengatan sinar matahari kembali. Jika masih luka dan terkena sengatan sinar mathari kembali, proses penyembuhannya akan memakan waktu yang lebih lama.

Demikan cara mencegah dan mengobati kulit yang terbakar sinar matahari. Penerapannya tidak terlalu rumit untuk dilakukan. Semoga bisa bermanfaat untuk anda.